Sabtu, 17 Desember 2011

AC MILAN Tantang ARSENAL

Carlo Ancelotti: AC Milan Akan Ungguli Arsenal

Meski mengakui sulit bersikap rasional, Carlo Ancelotti menganalisis pertemuan AC Milan dengan Arsenal pada babak 16 besar Liga Champions.





Carlo Ancelotti menilai klub-klub Italia punya peluang bagus ketika menghadapi wakil-wakil Inggris pada babak 16 besar Liga Champions.

Klub yang pernah dilatih Ancelotti, AC Milan, akan berhadapan dengan Arsenal. Sementara, Napoli menantang Chelsea. Sementara, satu wakil lain, Inter Milan, akan menghadapi wakil Prancis, Olympique Marseille.
"Saya Milanista luar dalam, jadi saya akan mendukung tim saya, susah untuk menjadi rasional dalam hal ini," ujar Ancelotti kepada La Gazzetta Dello Sport.

"Dari segala sisi, saya kira Milan lebih unggul daripada Arsenal. Massimiliano Allegri pelatih juara, sementara Arsenal tidak memiliki pemain sekelas Zlatan Ibrahimovic, tidak pula Robinho maupun Alexandre Pato."

"Benar, mereka memiliki Robin van Persie, tapi kami punya Alessandro Nesta dan Thiago Silva. Milan lebih difavoritkan, tapi saya tidak mungkin melupakan Arsenal menyingkirkan kami di Liga Champions 2008."

"Arsenal merupakan tim yang selalu mencoba bermain sepakbola dan terus bergerak karena itulah filosofi mereka. Untuk mencapai perempat-final, Milan harus memastikan keunggulan teknik individual akan membuat perbedaan."

"Arsenal memulai musim dengan buruk dan dihantam Manchester United di Old Trafford, tapi sekarang mereka kembali ke jalur yang sebenarnya. Saya terus memantau Arsenal dan bisa memastikan sekarang mereka akan bermain cantik.".
READ MORE - AC MILAN Tantang ARSENAL

Rabu, 07 Desember 2011

2 Gool di 5 Menit Akhir Plzen Buyarkan Kemenangan Milan.

Tahan Milan, Viktoria Plzen Ke Liga Europa

Viktoria Plzen meraih satu tiket ke Liga Europa setelah menahan imbang Milan.

 




Viktoria Plzen menjadi tim yang meraih tiket ke Liga Europa dari Grup H setelah di matchday terakhir Liga Champions menahan imbang Milan 2-2 di Eden Stadium, Praha, Rabu (7/12) dinihari WIB.

Duo gol telat dari David Bystron dan Michal Duris yang bisa memaksakan hasil imbang pada laga yang dipimpin oleh wasit Istvan Vad asal Hungaria itu.

Dengan tambahan satu angka, juga kegagalan BATE Borisov mengalahkan Barcelona di Nou Camp, Viktoria Plzen pun menduduki peringkat tiga dengan koleksi lima angka.

Viktoria Plzen unggul tiga poin dari BATE yang berada di dasar klasemen Grup H, dan tertinggal lima empat angka dari Milan. Sementara puncak klasemen dikuasai Barcelona dengan 16 angka.

Ada pun pertandingan sendiri antara kedua tim berjalan imbang di babak pertama. Meski sejumlah kesempatan tercipta, skor kacamata tetap hingga turun minum.

Baru di menit kedua babak kedua, alias menit 47, Milan bisa memecah keunggulan. Alexandre Pato yang melesakkan bola ke gawang Marek Cech usai mendapat sodoran dari Robinho.

Tak berselang lama, Robinho mengubah kedudukan menjadi 2-0, juga dengan tendangannya. Kali ini Pato yang menservis kompatriotnya asal Brasil itu.

Tapi di penghujung laga, Bystron dan Duris bisa mencuri, masing-masing satu gol, untuk memaksakan hasil imbang 2-2. Bystron mencetak golnya di menit 89, sementara Duris di masa injury time.

 

READ MORE - 2 Gool di 5 Menit Akhir Plzen Buyarkan Kemenangan Milan.

Selasa, 06 Desember 2011

Skuad AC MILAN

Daftar Pemain AC Milan Musim 2010/2011

 

Goalkeeper

Amelia Marco
1
Marco Amelia
Birth date: 4/2/1982
Roma Flavio
30
Flavio Roma
Birth date: 6/21/1974
Abbiati Christian
32
Christian Abbiati
Birth date: 7/8/1977

Defenders

Onyewu Oguchi
5
Oguchi Onyewu
Birth date: 5/13/1982
Nesta Alessandro
13
Alessandro Nesta
Birth date: 3/19/1976
Papastathopoulos Sokratis
15
Sokratis Papastathopoulos
Birth date: 6/9/1988
Oddo Massimo
17
Massimo Oddo
Birth date: 6/14/1976
Jankulovski Marek
18
Marek Jankulovski
Birth date: 5/9/1977
Zambrotta Gianluca
19
Gianluca Zambrotta
Birth date: 2/19/1977
Bonera Daniele
25
Daniele Bonera
Birth date: 5/31/1981
Thiago Silva
33
Thiago Silva
Birth date: 9/22/1984
Yepes Mario
76
Mario Yepes
Birth date: 1/13/1976
Antonini Luca
77
Luca Antonini
Birth date: 8/4/1982

Midfielders

Gattuso Gennaro Ivan
8
Gennaro Ivan Gattuso
Birth date: 1/9/1978
Seedorf Clarence
10
Clarence Seedorf
Birth date: 4/1/1976
Strasser Rodney
14
Rodney Strasser
Birth date: 3/3/1990
Flamini Mathieu
16
Mathieu Flamini
Birth date: 3/7/1984
Abate Ignazio
20
Ignazio Abate
Birth date: 11/12/1986
Pirlo Andrea
21
Andrea Pirlo
Birth date: 5/19/1979
Ambrosini Massimo
23
Massimo Ambrosini
Birth date: 5/29/1977
Boateng Kevin Prince
27
Kevin Prince Boateng
Birth date: 3/6/1987

Forwards

Pato
7
Alexandre Pato
Birth date: 9/2/1989
Inzaghi Filippo
9
Filippo Inzaghi
Birth date: 8/9/1973

Ronaldinho
80
Ronaldinho
Birth date: 3/21/1980
Oduamadi Nnamdi
90
Oduamadi Nnamdi
Birth date: 10/17/1990

11
Zlatan Ibrahimovic
Birth date:


70
Robinho
Birth date:

 

READ MORE - Skuad AC MILAN

Milan Bungkam Chievo 4-0

Milan - Kemenangan meyakinkan didapat AC Milan saat menjamu Chievo Verona dalam lanjutan Liga Italia. Rossoneri menuntaskan laga dengan kemenangan telak 4-0.

Berlaga di San Siro, Senin (28/11/2011) dinihari WIB, keempat gol Milan datang di babak pertama. Zlatan Ibrahimovic mencetak dua gol masing-masing di menit 16 dan 44 sementara dua lainnya datang dari Thiago Silva (8) dan Alexanre Pato (33).

Kemenangan atas Chievo ini mengantar Diavolo Rosso naik ke posisi dua klasemen dengan nilai 24, terpaut satu dari Juventus di posisi teratas. Anak didik Masimilliano Allegri unggul selisih gol atas Udinese yang juga punya poin sama.
Jalannya Pertandingan

Milan langsung menggebrak di awal laga saat sepakan keras Ibra membentur tiang gawang di detik ke-50 pertandingan. Rossoneri pada akhirnya cuma butuh delapan menit untuk membuka rekening golnya.

Di awali pergerakan Kevin Prince Boateng di sisi kanan, dia dengan jeli melihat Thiago Silva datang dari arah belakang. Melepaslan tembakan keras dan terarah dengan kaki kanannya dari luar kotak penalti, bola yang bergulir kencang tak sampai dijangkau kiper dan masuk ke gawang.

Delapan menit setelahnya Milan berhasil menggandakan keunggulan melalui gol cantik Ibrahimovic. Berdiri di depan kotak penalti dihadang dua bek lawan, Ibra melepaskan tendangan cungkil bertenaga yang melewati kiper Sorrentino dan masuk ke gawang.

Selain mengubah kedudukan menjadi 2-0, gol ini sekaligus menjadi gol ke-100 Ibra di Liga Italia dari 196 penampilan bersama Milan, Inter dan Juventus.

Keunggulan tuan rumah bertambah saat laga masuk menit 33. Bermula dari tendangan sudut, Alberto Aquilani dapat kesempatan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Tak ada gol dari kejadian tersebut karena si kulit bundar terhadang bek lawan.

Dari situlah Pato bisa memanfaatkan keadaan. Dia merebound bola ke gawang yang kosong karena kiper Chievo sudah lebih dulu mati langkah.

Sebelum turun minum Milan dapat satu gol tambahan lagi. Skor berubah menjadi 4-0 setelah Ibra sukses mengeksekusi penalti dengan sempurna. Wasit menunjuk titik putih setelah Pato dilanggar di kotak terlarang.

Di awal babak kedua Ibra hampir saja mencetak hat-trik kalau saja tiang gawang tak menggagalkan upayanya.

Chievo bukan tanpa kesempatan di babak kedua ini. Sergio Pellissier bahkan sempat menjebol gawang Diavolo Rosso, namun wasit membatalkannya karena dia terperangkap offside.

Kesmepatan terakhir Milan menambah gol datang dari Pato setelah dia berhasil mengecoh pemain belakang Chievo. Namun sepakan yang dia lepaskan masih bisa diredam kiper Sorrentino dengan kakinya.

Susunan Pemain

Milan: Amelia; Abate, Thiago Silva, Yepes, Antonini; Aquilani, Van Bommel, Nocerino; Boateng (Emanuelson 60); Ibrahimovic (Robinho 68), Pato (El Shaarawy 77)

Chievo: Sorrentino; Frey, Cesar, Mandelli (Acerbi 23), Jokic; Luciano (Hetemaj 46), Rigoni (Vacek 60), Bradley, Sammarco; Pellissier, Thereau

Sumber : Detiksport
 
READ MORE - Milan Bungkam Chievo 4-0

Transfer Pemain

Adriano Galliani Beri Sinyal Transfer Carlos Tevez ke Milan

 

Wakil presiden AC Milan itu berjanji akan membicarakan kemungkinan transfer Tevez dalam waktu dekat. 


Rumor kepindahan Tevez ke San Siro terus menyeruak. Meski tak mengakui secara terang-terangan, Galliani mengisyaratkan akan memboyong Tevez pada bursa transfer musim dingin, Januari mendatang. Hal itu diungkapkan Galliani dalam acara penghargaan Italian Football Hall of Fame di Firenze.


"Tevez? Jangan buat saya berbohong di hari saya mendapatkan penghargaan. Kami akan membicarakan tentang ini dalam beberapa hari ke depan," ujar Galliani, seperti dikutip Football Italia

Sebelumnya diberitakan La Gazzetta dello Sport, Manchester City sudah memberikan lampu hijau kepada Milan untuk berbicara dengan agen Tevez, namun negosiasi secara resmi sejauh ini belum dilaksanakan.  

Lebih lanjut, Galliani juga puas atas penampilan Rossoneri yang menanjak belakangan ini.
"Kami menjalani pemulihan dengan sangat baik, kami meraih 22 poin dari delapan pertandingan, seharusnya kami meraih 24 poin tapi gagal. Setelah kalah dari Juventus kami tertinggal enam poin, sekarang hanya dua," ungkap Galliani. 
"Kompetisi masih sangat panjang, kita lihat apa yang terjadi. Juve menduduki tempat pertama, mereka bermain sangat baik," pungkasnya.



Jangan Lewatkan
 

 

READ MORE - Transfer Pemain

Kevin-Prince Boateng

Kevin-Prince Boateng Nyaman Di Milan

Gelandang asal Ghana itu tak merasa bakal mengakhiri kontraknya di Milan lebih awal dari kesepakatan yang ada.

 

 Kevin-Prince Boateng mengaku nyaman dan betah berada di Milan. Karena alasan itu juga dia tak berencana untuk mengakhiri kontraknya di San Siro lebih awal dari kesepakatan yang sudah ada.

"Saat ini saya merasa nyaman dan saya ingin bertahan di sini," ujar mantan pemain Portsmouth, Tottenham, Hertha Berlin dan Borussia Dortmund itu.

 "Saya punya kontrak sampai empat tahun lagi dan keinginan saya menghormatinya. Mereka adalah klub besar dan berada di kota yang luar biasa."

Namun demikian, Boateng bukannya menutup kans untuk pindah. Meski kontraknya masih akan berakhir pada 2015, dia tak bisa memastikan akan tetap berada di San Siro hingga tahun tersebut.

"Dalam kehidupan, Anda tak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi," jelasnya.

 

 

READ MORE - Kevin-Prince Boateng

Kamis, 20 Oktober 2011

Sejarah AC MILAN

   SEJARAH AC MILAN

                                             


Nama   Lengkap                               Associazione Calcio Milan  1899 Sp
Julukan Rossoneri (Merah-Hitam)
Il Diavolo Rosso (Setan Merah)
Il Casciavit
Didirikan 16 Desember 1899
Stadion San Siro, Milan, Italia
(Kapasitas: 82.955)
Pemilik Silvio Berlusconi
Presiden Mengalami kelowongan (Pelaksana harian diserahkan kepada Adriano Galliani
Manajer Massimiliano Allegri
Liga Seri A



                      Awal masa terbentuk

  • Saremo una squadra di diavoli. I nostri colori saranno il rosso come il fuoco e il nero come la paura che incuteremo agli avversari!
—Herbert Kilpin

                               Pemain legenda

AC Milan di akhir 80-an.
  • Mauro Tassoti,
  • Paolo Maldini,
  • Frank Rijkaard,
  • Ruud Gullit,
  • Marco van Basten,
  • Andrea Pazzagli


         Daftar Pemain terkenal yang pernah dan masih bermain di Milan

                  Nomor yang dipensiunkan / diabadikan di Milan


No.
Nama Pemain
Posisi
Karir di Milan
Catatan
3
Paolo Maldini
Bek Tengah
1985 - 2009
Diaktifkan kembali untuk anak Paolo, Christian Maldini, bila sudah masuk tim inti Milan
6
Franco Baresi
sweeper
1977 - 1997

 









Peraih Ballon d'Or

Pelatih terkenal

  • Herbert Kilpin
    • Salah satu pendiri AC Milan sekaligus pelatih pertama Milan.
  • Carlo Ancelotti
    • Sumbangsihnya terhadap Milan adalah menyumbang 2 trofi Seri A dan 2 trofi Liga Champions sebagai pemain, serta 2 trofi Liga Champions dan 1 trofi Seri A sebagai pelatih.
  • Cesare Maldini
    • Sebagai pemain dia menyumbang 4 trofi Seri A dan 1 trofi Liga Champions.
  • Arrigo Sacchi
    • Pelatih yang membawa Milan mendapat predikat "The Dream Team", memenangkan 1 trofi Seri A, dan 2 trofi Liga Champions berturut-turut.
  • Fabio Capello
    • Suksesor dari Sacchi, di tangannya, Milan menjadi semakin gemilang. Menyumbangkan 4 trofi Seri A dan 1 trofi Liga Champions.
  • Vittorio Pozzo
    • Pelatih legendaris Italia, meski di masanya Milan tidak terlalu bersinar, Ia membuktikan diri bahwa dirinya adalah pelatih jenius dengan menemukan formasi Metodo (2-3-2-3), formasi yang menyeimbangkan antara serangan dan pertahanan.
  • Nils Liedholm
    • Melatih Milan selama 3 generasi (1963-1966, 1977-1979, dan 1984-1987), Liedholm menyumbangkan 4 trofi Seri A.
  • Leonardo de Araújo
    • Pelatih Milan pertama yang berasal dari Brazil.

PPrestasi

Bila dihitung berdasarkan total banyaknya gelar, maka Milan adalah salah satu klub tersukses di Italia, dengan total raihan gelar juara lebih dari 29 tropi dan menjadi terbanyak kedua setelah Juventus (40 tropi domestik)]. Milan juga menjadi salah satu klub tersukses di dunia bersama Boca Juniors, dengan rekor 14 trofi Eropa dan 4 trofi dunia. Milan juga mengenakan bintang tanda bahwa mereka memenangi lebih dari 10 gelar Seri A. Ditambah lagi, Milan juga memakai Lambang Penghargaan UEFA di seragam mereka karena memenangi lebih dari lima gelar Liga Champions



Kejuaraan Nasional


    Juara -17
1901; 1906; 1907; 1950-51; 1954-55; 1956-57; 1958-59; 1961-62; 1967-68; 1978-79; 1987-88; 1991-92; 1992-93; 1993-94; 1995-96; 1998-99; 2003-2004
           Runner-up
(14): 1902; 1947-48; 1949-50; 1951-52, 1955-56, 1960-61; 1964-65; 1968-69; 1970-71; 1971-72; 1972-1973; 1989-90; 1990-91; 2004-05

       Juara - 2
1980–81; 1982–83

·         Juara(5):
1966–67; 1971–72; 1972–73; 1976–77; 2002-03
·         Runner-up(7):
1941–42; 1967–68; 1970–71; 1974–75; 1984–85; 1989-90; 1997-98
·         Juara(5):
1988; 1992; 1993; 1994; 2004
·         Runner-up(3):
1996; 1999; 2003

Kejuaraan Eropa

·         Juara (7):
1962-63; 1968-69; 1988-89; 1989-90; 1993-94; 2002-03; 2006-07
·         Runner-up (4):
1957-58; 1992-93; 1994-95; 2004-05
·         Juara (5):
1989; 1990; 1994; 2003; 2007
·         Runner-up (2):
1973; 1993
·         Juara (2):
1967–68; 1972–73
·         Runner-up
(1): 1973–74

Kejuaraan Dunia

·         Juara (4):
1969; 1989; 1990; 2007
·         Runner-up (4):
1963; 1993; 1994; 2003

Kejuaraan lainnya

  • Piala Latin (Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.):
·         Juara (3):
1951; 1956
·         Runner-up (1):
1953
·         Juara (1):
1981-82
·         Juara (1):
2009
·         Juara (2):
1988, 1990
·         Runner-up (1):
1999
·         Juara (11):
1992, 1993, 1994, 1996, 1997, 2002, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009

 

Daftar pelatih AC Milan

 Berikut ini adalah daftar pelatih Milan sepanjang sejarah.
Nama
Negara
Tahun
Herbert Kilpin
1900–1908
Daniele Angeloni
1906–1907
Komisi Teknik
1907–1910
Giovanni Camperio
1910–1911
Komisi Teknik
1911–1914
Guido Moda
1915–1922
Ferdi Oppenheim
1922–1924
Vittorio Pozzo
1924–1926
Guido Moda
1926
Herbert Burgess
1926–1928
Engelbert König
1928–1931
József Bánás
1931–1933
József Viola
1933–1934
Adolfo Baloncieri
1934–1937
William Garbutt
1937
Hermann Felsner
József Bánás

1937–1938
József Viola
1938–1940
Guido Ara
Antonio Busini

1940–1941
Mario Magnozzi
1941–1943
Giuseppe Santagostino
1943–1945
Adolfo Baloncieri
1945–1946
Giuseppe Bigogno
1946–1949
Lajos Czeizler
1949–1952
Gunnar Gren
1952
Mario Sperone
1952–1953
Béla Guttmann
1953–1954
Antonio Busini
1954
Hector Puricelli
1954–1956
Giuseppe Viani
1957–1960
Paolo Todeschini
1960–1961
Nereo Rocco
1961–1963
Luis Carniglia
1963–1964
Nils Liedholm
1963–1966
Giovanni Cattozzo
1966
Arturo Silvestri
1966–1967
Nereo Rocco
1966–1972
Cesare Maldini
1973–1974
Giovanni Trapattoni
1974
Nama
Negara
Tahun
Gustavo Giagnoni
1974–1975
Nereo Rocco
1975
Paolo Barison
1975-1976
Giovanni Trapattoni
1976
Giuseppe Marchioro
1976–1977
Nereo Rocco
1977
Nils Liedholm
1977–1979
Massimo Giacomini
1979–1981
Italo Galbiati
1981
Luigi Radice
1981–1982
Italo Galbiati
1982
Francesco Zagatti
1982
Ilario Castagner
1982–1984
Italo Galbiati
1984
Nils Liedholm
1984–1987
Fabio Capello
1987
Arrigo Sacchi
1987–1991
Fabio Capello
1991–1996
Oscar Tabárez
1996
Giorgio Morini
1996–1997
Arrigo Sacchi
1997
Fabio Capello
1997–1998
Alberto Zaccheroni
1998–2001
Cesare Maldini
Mauro Tassotti

2001
Fatih Terim
2001
Carlo Ancelotti
2001–2009
Leonardo
2009—2010
Massimiliano Allegri
2010—





Daftar presiden AC Milan

Milan memiliki bayak presiden sejak didirikan, beberapa dari mereka juga adalah pemilik klub dan presiden yang diistimewakan. Inilah daftar lengkapnya.

Nama
Tahun
Alfred Edwards 1899–1909
Giannino Camperio 1909
Piero Pirelli 1909–1928
Luigi Ravasco 1928–1930
Mario Bernazzoli 1930–1933
Luigi Ravasco 1933–1935
Pietro Annoni 1935
Pietro Annoni
G. Lorenzini
Rino Valdameri
1935–1936
Emilio Colombo 1936–1939
Achille Invernizzi 1939–1940
Umberto Trabattoni 1940–1944
Antonio Busini 1944–1945
Umberto Trabattoni 1945–1954
Andrea Rizzoli 1954–1963
Felice Riva 1963–1965
Nama
Tahun
Federico Sordillo 1965–1966
Franco Carraro 1967–1971
Federico Sordillo 1971–1972
Albino Buticchi 1972–1975
Bruno Pardi 1975–1976
Vittorio Duina 1976–1977
Felice Colombo 1977–1980
Gaetano Morazzoni 1980–1982
Giuseppe Farina 1982–1986
Rosario Lo Verde 1986
Silvio Berlusconi 1986–2004
Komisi Presidensial 2004–2006
Silvio Berlusconi 2006–2008
Mengalami kelowongan[24] 2008-

Daftar kapten AC Milan

Massimo Ambrosini, kapten Milan saat ini

Warna dan lambang Milan

Warna seragam kebanggaan Milan adalah merah-hitam,atau dalam bahasa Italia: Rossoneri, namun anehnya, di ajang final suatu kompetisi yang tidak memakai format kandang-tandang (contoh:Liga Champions) , Milan selalu memakai warna seragam putih. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan untuk Milan. Dengan enam kali menang dari delapan laga final Liga Champions berseragam putih (hanya kalah melawan Ajax pada 1995 dan Liverpool pada 2005) membuat tradisi ini semakin kukuh dipertahankan. Selain kedua seragam Milan (merah-hitam dan putih), Milan memiliki seragam ketiga (third kit) berwarna hitam dengan sentuhan garis merah di beberapa bagian. Namun, seragam ketiga ini sangat jarang digunakan.
Untuk "beberapa tahun" belakangan, lambang Milan memakai sentuhan bendera Milan (flag of Milan), yaitu lambang yang terlihat seperti lambang salib berwarna merah pada lambang Milan, yang aslinya adalah bendera dari Saint Ambrose. Panggilan Milan yang lainnya, Il Diavolo Rosso (setan merah) berasal dari lambang bintang yang dikenakan Milan di atas lambang klubnya. Bintang tersebut dikenakan Milan pada 1979 karena Milan sudah memenangkan lebih dari sepuluh gelar lokal (scudetto Seri A). Saat ini, lambang klub Milan adalah untuk dipersembahkan kepada bendera Comune di Milano, dengan singkatan ACM di atas dan tahun berdirinya 1899 di bawah.

 

 

Rekor statistik Milan


Paolo Maldini sampai sekarang mencetak rekor untuk total penampilan di Seri A untuk Milan dengan total ± 1000 penampilan, dan 600 diantaranya diperoleh dari Seri A (14 Mei 2007, tidak termasuk pertandingan playoff). Selanjutnya ia dikenal sebagai pemain paling sering tampil di Seri A sepanjang masa.
Topskor Milan sepanjang sejarah dipegang oleh Gunnar Nordahl, yang mencetak 254 gol dalam 268 permainan. Andriy Shevchenko berada di urutan kedua dengan 243 gol dalam 298 permainan, dan pencetak gol tertinggi di skuad Milan saat ini adalah Filippo Inzaghi, dengan 101 gol dalam 220 permainan.
Milan memiliki rekor yang unik namun impresif, yaitu saat mengikuti musim 1991/1992. Milan tidak pernah kalah dalam musim tersebut. Totalnya, Milan tidak pernah kalah dalam 58 pertandingan, dimulai dengan seri 0-0 melawan Parma saat 26 Mei 1991 dan secara ironis diakhiri dengan kekalahan kandang 1-0 dengan Parma juga, 21 Maret1993. Rekor tidak terkalahkan ini merupakan rekor terpanjang ketiga di sepak bola Eropa, di bawah Steaua Bucharest dengan 104 pertandingan tanpa kekalahan dan Celtic dengan 68 pertandingan tanpa kekalahan.
Pada 2007, Milan bersama dengan Boca Juniors dari Argentina menyandang gelar klub dengan gelar internasional terbanyak versi FIFA. Kerena status ini, Milan sempat merajai peringkat klub sepak bola terhebat dunia pada kisaran 2007.
Stadion tim saat ini adalah Stadion Giuseppe Meazza yang berkapasitas 85.000 orang. Stadion ini juga dikenal dengan nama San Siro, karena berada di distrik San Siro. Stadion ini digunakan bersama dengan Internazionale, klub lain di Milan. Stadion ini dipakai ketika Seri A melaksanakan partai antara klub kota Milan, Derby della Madonnina (Ibu segala derby). Nama ini diberikan untuk penghormatan kepada patung bunda Maria yang berada di Milan (sering disebut Madonnina atau ibu), serta karena rivalitas keduanya yang sangat sengit karena keduanya sama-sama tim jajaran atas terhebat di Italia, atmosfer pertandingannya melebihi pertandigan derby manapun. Suporter AC Milan menggunakan "San Siro" untuk menyebut stadion itu karena dulunya Giuseppe Meazza, merupakan seorang pemain bintang bagi Inter (meski dia pernah membela Milan selama satu musim). Tetapi, di masa mendatang, ada wacana untuk memindahkan homebase Milan ke stadion baru, seperti yang diungkapkan wakil presiden Adriano Galliani pada tahun 2006.


 Himne Milan

AC Milan juga mempunyai himne yang biasa dinyanyikan pendukungnya saat Milan bertanding, berjudul "Milan, Milan!",diciptakan oleh Tony Renis pembuat lagu asal Italia Lirik lagu itu adalah:
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Camminiamo noi accanto ai nostri eroi
Sopra un campo verde sotto un cielo blu
Conquistate voi una stella in piã
A brillar per noi
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Oh... Una grande squadra
Sempre in festa olã¨
Oh...
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre per te
Con il milan nel cuore
Nel profondo dell'anima
Un vero amico sei
E insieme cantiamo
Milan milan solo con te
Milan milan sempre con te
Oh...
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Kami berjalan di samping pahlawan kita
Di lapangan hijau, di bawah langit biru
Anda memenangkan bintang utama
Bersinar untuk kita
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Oh... Sebuah tim besar
Juga dalam perayaan
Oh...
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu untuk Anda
Dengan AC Milan di hati
Di kedalaman jiwa
Seorang sahabat sejati Anda
Dan bersama-sama kami menyanyi
Milan milan hanya dengan Anda
Milan milan selalu bersama Anda
Oh...

 Untuk lebihjelas coba anda kunjungi web ini: .

http://id.wikipedia.org/wiki/A.C._Milan
!Terima kasih utuk http://id.wikipedia.org/wiki/A.C._Milan

READ MORE - Sejarah AC MILAN
Kode Widget Follower Anda Disini